Sengketa Tanah di Kota Medan: Analisis Hukum dan Strategi Penyelesaian
31 Maret 2026Proses Penanganan Kasus Pencurian: Tahapan Lengkap dari Laporan hingga Persidangan Berdasarkan KUHP Baru dan KUHAP
31 Maret 2026Cara Memilih Advokat Resmi dan Terpercaya: Hindari Penipuan Jasa Hukum
Dalam praktik hukum di Indonesia, memilih advokat atau pengacara yang resmi merupakan langkah krusial untuk melindungi kepentingan hukum Anda. Tidak sedikit masyarakat menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai pengacara, padahal tidak memiliki legalitas yang sah. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa advokat yang Anda pilih benar-benar memiliki kewenangan hukum, pengalaman, serta terdaftar secara resmi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah meminta advokat tersebut menunjukkan kartu tanda advokat yang masih berlaku. Kartu ini diterbitkan oleh organisasi advokat dan menjadi bukti bahwa yang bersangkutan telah diangkat secara sah berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Selain itu, tanyakan secara jelas advokat tersebut berasal dari organisasi mana, seperti PERADI atau organisasi advokat lainnya yang diakui. Advokat yang sah juga telah mengucapkan sumpah di Pengadilan Tinggi, sehingga memiliki hak untuk beracara di seluruh wilayah Indonesia.
Selanjutnya, pastikan advokat tersebut memiliki akun e-Court Mahkamah Agung. Akun e-Court adalah sistem layanan peradilan berbasis elektronik yang disediakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk pendaftaran perkara (e-filing), pembayaran panjar biaya perkara (e-payment), hingga pemanggilan para pihak secara elektronik (e-summons). Dalam praktiknya, hanya advokat yang telah terverifikasi dan memiliki legalitas resmi yang dapat mengakses dan menggunakan akun e-Court tersebut. Hal ini menjadi indikator penting bahwa advokat tersebut benar-benar aktif dan diakui dalam sistem peradilan.
Sebagai langkah tambahan, Anda juga disarankan untuk menelusuri rekam jejak advokat, baik melalui pengalaman menangani perkara, bila perlu testimoni klien. Hindari advokat yang tidak transparan, tidak dapat menunjukkan identitas resmi, atau menawarkan jasa dengan cara yang tidak profesional. Kejelian dalam memilih kuasa hukum akan sangat menentukan keberhasilan dalam memperjuangkan hak Anda di hadapan hukum.
Dengan memastikan legalitas, keanggotaan organisasi, serta kepemilikan akun e-Court, Anda dapat meminimalkan risiko penipuan dan memperoleh pendampingan hukum yang profesional, bertanggung jawab, serta memiliki kekuatan hukum yang sah.


