Surat Tanah Anda Dipersulit oleh Oknum Pegawai BPN atau Kepala Desa? Ketahui Solusi Hukumnya Sebelum Hak Anda Terabaikan
2 Juli 2026Mengapa Penting Menggunakan Jasa Pengacara dalam Sengketa Warisan di Pengadilan? Jangan Sampai Kehilangan Hak Karena Kesalahan Prosedur
2 Juli 2026Tidak Puas dengan Kinerja Advokat atau Pengacara Anda? Begini Cara Menggantinya Secara Hukum
Legal Opini Advokat
Memilih advokat merupakan keputusan penting karena menyangkut perlindungan hak dan kepentingan hukum seseorang. Namun, dalam praktiknya tidak semua hubungan antara klien dan advokat berjalan sesuai harapan. Ada kalanya klien merasa komunikasi tidak berjalan dengan baik, perkembangan perkara tidak pernah dijelaskan, atau strategi penanganan perkara dianggap tidak sesuai dengan kepentingannya.
Lalu muncul pertanyaan, apakah klien dapat mengganti advokat atau pengacaranya ketika perkara masih berjalan?
Jawabannya adalah pada prinsipnya dapat, sepanjang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum, kesepakatan yang telah dibuat antara klien dan advokat, serta tidak mengganggu proses persidangan yang sedang berlangsung.
Klien Berhak Memilih Advokat yang Dipercayainya
Hubungan antara advokat dan klien dibangun atas dasar kepercayaan. Apabila kepercayaan tersebut telah hilang, hubungan kerja sama sering kali tidak lagi berjalan secara efektif.
Oleh karena itu, pada prinsipnya klien berhak menentukan siapa yang akan mendampingi atau mewakilinya dalam suatu perkara. Hak tersebut termasuk mengganti advokat apabila dianggap perlu.
Namun, penggantian sebaiknya dilakukan dengan cara yang baik dan tetap menghormati hak serta kewajiban masing-masing pihak.
Alasan yang Sering Menyebabkan Klien Mengganti Advokat
Setiap perkara memiliki kondisi yang berbeda. Beberapa alasan yang sering disampaikan klien antara lain:
- Sulit dihubungi atau jarang memberikan informasi perkembangan perkara;
- Tidak menjelaskan strategi hukum yang akan ditempuh;
- Tidak hadir dalam persidangan tanpa alasan yang jelas;
- Terjadi perbedaan pandangan mengenai penanganan perkara;
- Hubungan komunikasi antara advokat dan klien sudah tidak harmonis;
- Klien merasa tidak lagi memperoleh pendampingan hukum yang optimal.
Perlu dipahami bahwa ketidakpuasan tidak selalu berarti advokat melakukan pelanggaran. Ada kalanya hasil perkara dipengaruhi oleh kekuatan alat bukti, fakta hukum, atau ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan semata-mata karena kualitas pendampingan advokat.
Periksa Terlebih Dahulu Surat Kuasa
Sebelum menunjuk advokat baru, periksa kembali surat kuasa yang pernah diberikan kepada advokat sebelumnya.
Surat kuasa merupakan dasar hukum bagi advokat untuk mewakili kepentingan klien dalam proses hukum. Oleh karena itu, apabila ingin menggunakan jasa advokat lain, biasanya perlu dilakukan pencabutan atau pengakhiran kuasa sesuai ketentuan hukum dan isi perjanjian yang telah disepakati.
Perhatikan Perjanjian Jasa Hukum
Selain surat kuasa, banyak advokat dan klien juga membuat perjanjian jasa hukum yang mengatur mengenai hak dan kewajiban para pihak.
Perjanjian tersebut dapat memuat ketentuan mengenai:
- Ruang lingkup pendampingan hukum;
- Honorarium;
- Biaya operasional;
- Pengakhiran hubungan kerja sama;
- Penyelesaian apabila terjadi perselisihan.
Karena itu, sebelum mengakhiri hubungan kerja sama, bacalah kembali isi perjanjian agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Beritahukan Secara Baik
Apabila telah memutuskan untuk menggunakan advokat lain, sampaikan keputusan tersebut secara sopan dan profesional.
Komunikasi yang baik akan memudahkan proses pengembalian dokumen, berkas perkara, maupun administrasi lainnya yang berkaitan dengan penanganan perkara.
Menghindari konflik yang tidak perlu akan lebih menguntungkan semua pihak.
Menunjuk Advokat Baru
Setelah hubungan kuasa dengan advokat sebelumnya berakhir, Anda dapat menunjuk advokat baru untuk melanjutkan penanganan perkara.
Advokat baru umumnya akan mempelajari:
- Surat gugatan atau dakwaan;
- Jawaban atau pembelaan yang telah diajukan;
- Berita acara persidangan;
- Bukti-bukti yang telah diajukan;
- Putusan sela apabila ada;
- Jadwal persidangan berikutnya.
Semakin cepat advokat baru memperoleh seluruh dokumen perkara, semakin mudah menyusun strategi hukum untuk tahap selanjutnya.
Apakah Pergantian Advokat Akan Menghambat Persidangan?
Tidak selalu.
Apabila dilakukan dengan segera dan sesuai prosedur, pergantian advokat pada umumnya dapat dilakukan tanpa menghambat jalannya perkara. Namun, apabila pergantian dilakukan menjelang agenda penting persidangan, mungkin diperlukan penyesuaian tertentu sesuai kebijakan majelis hakim dan ketentuan hukum acara.
Karena itu, sebaiknya jangan menunda keputusan apabila memang telah merasa hubungan kerja sama tidak lagi berjalan dengan baik.
Tips Memilih Advokat Pengganti
Sebelum menunjuk advokat baru, ada beberapa hal yang patut diperhatikan:
- Pastikan advokat memiliki izin praktik yang sah;
- Jelaskan kronologi perkara secara terbuka;
- Tanyakan strategi penanganan perkara;
- Pahami ruang lingkup jasa hukum yang akan diberikan;
- Bahas sejak awal mengenai biaya, honorarium, dan mekanisme komunikasi.
Hubungan yang terbuka sejak awal akan membantu membangun kepercayaan antara advokat dan klien.
Pendampingan Hukum yang Profesional Sangat Penting
Setiap perkara memiliki risiko dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, pendampingan hukum bukan hanya tentang hadir di persidangan, tetapi juga memberikan analisis hukum, menyusun strategi, menjaga komunikasi dengan klien, serta memperjuangkan kepentingan hukum secara profesional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Advokat.
Apabila Anda merasa pendampingan yang diterima belum sesuai harapan, konsultasikan terlebih dahulu kondisi perkara Anda sebelum memutuskan mengganti advokat. Dengan demikian, keputusan yang diambil didasarkan pada pertimbangan hukum yang matang, bukan semata-mata karena emosi atau kesalahpahaman.
Konsultasikan Permasalahan Hukum Anda
Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk mengganti advokat atau membutuhkan pendampingan hukum dalam perkara perdata, pidana, perceraian, sengketa warisan, sengketa tanah, maupun perkara lainnya, lakukan konsultasi terlebih dahulu agar memperoleh gambaran mengenai langkah hukum yang tepat.
Setiap perkara memerlukan strategi yang berbeda. Pendampingan yang profesional dan komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci dalam memperjuangkan hak-hak hukum klien.
Konsultasi Hukum melalui WhatsApp: 0821-6742-3030


